Khayalan Sempurna
Aku tahu mungkin kamu akan membawa senyum dibalik keletihan sepulang kerja. Kamu akan merangkul semua kesayangan. Aku tahu mungkin kamu akan sumringah menemui makanan yang tersaji di tengah meja. Bersiap diambili satu per satu. Aku tahu mungkin kamu akan mengikat diri tanpa distraksi menanyai berbagai hal dari serius hingga remeh temeh. Tentang persoalan negara hingga kutipan-kutipan dari para penyair favorit kita. Aku tahu mungkin kamu ketergantungan dalam berbagai hal denganku. Apapun yang kutentukan, tak ada bantahan dari mu. Selembar, dua lembar kain pilihanku, membuat matamu berbinar dan bangga akan terlihat bagaimana kamu di esok hari. Kita tidak pernah mengeluh kekurangan. Kekurangan ini penyatu dan penyemangat kita dalam berusaha. Kamu hadirkan senyum, peluk, dan kehangatan. Mungkin. Akan. Itu yang kutahu atau kubayangkan. Aku tahu mungkin kamu tidak sepenuhnya begini. Satu dua tebakan mungkin benar. Dua dekade perlu menunggu dulu. Tapi tepat kah seperti itu, ini. Namanya juga ...